Wahai dzat yang membolak-balikkan hati. Bolehlah daku sedikit bercengkrama tentang kegundahanku pada malam yang penuh rahmat ini.
Hatiku belum menerima apa yang terjadi beberapa hari ini, mulai awal bulan puasa, daku di datangi sesosok insan yang mana dia benar-benar mengharapkan kehadiranku di dekatnya. Daku pun bingung , apa si yang di harapkan dariku baginya? Sehingga dia yang mengharapkanku seolah-olah daku sudah ada di kehidupannya.
Wahai dzat yang membolak-balikkan hati. Daku meminta petunjuk-Mu. Semoga malam-Mu tau akan kegundahan hatiku.
Yang aku harapkan, biarlah waktu yang akan menjelaskan, kalau daku yang menjelaskan secara langsung, aku takut ada harapan yang tak akan berujung pada kenyamanan.
Wahai dzat yang membolak-balikkan hati. Daku meminta petunjuk-Mu. Semoga malam-Mu tau akan kegundahan hatiku.
Yang aku harapkan, biarlah waktu yang akan menjelaskan, kalau daku yang menjelaskan secara langsung, aku takut ada harapan yang tak akan berujung pada kenyamanan.

